Pengertian dan Cara Membuat F Tabel (tabel f)

Pengertian F tabel 

membuat tabel f

Tabel F, atau sering disebut sebagai F-tabel, adalah sebuah tabel statistik yang digunakan dalam analisis statistik untuk menentukan nilai kritis dari distribusi F. Distribusi F adalah distribusi probabilitas yang digunakan untuk menguji perbedaan signifikan antara varians dari dua sampel atau lebih. Tabel F digunakan dalam uji analisis varians (ANOVA) dan uji regresi untuk menentukan apakah perbedaan antara varians dari dua atau lebih kelompok adalah signifikan secara statistik.

Tabel F memberikan nilai-nilai kritis untuk berbagai tingkat signifikansi (misalnya, 0.05 atau 0.01) dan derajat kebebasan antara kelompok dan dalam kelompok. Tingkat signifikansi mengukur seberapa besar peluang kita untuk menolak hipotesis nol yang menyatakan tidak ada perbedaan signifikan antara varians kelompok-kelompok tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda melakukan uji ANOVA untuk membandingkan rata-rata dari tiga kelompok atau lebih, Anda akan menggunakan nilai-nilai dari tabel F untuk memutuskan apakah perbedaan varians antara kelompok-kelompok tersebut signifikan secara statistik atau tidak. Jika nilai uji F yang dihitung melebihi nilai kritis dari tabel F pada tingkat signifikansi yang ditentukan, Anda dapat menolak hipotesis nol dan menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara varians kelompok-kelompok tersebut. atau bahasa lainnya H1 = kelompok-kelompok tesebut memiliki varians yang berbeda.

Cara Membuat F Tabel

Membuat tabel F atau F-tabel melibatkan perhitungan nilai-nilai kritis dari distribusi F untuk berbagai tingkat signifikansi dan derajat kebebasan antara kelompok dan dalam kelompok. Di bawah ini adalah langkah-langkah umum untuk membuat tabel F:

1. Tentukan Tingkat Signifikansi (α):

Pilih tingkat signifikansi yang diinginkan untuk uji statistik Anda (misalnya, 0.05 atau 0.01).

2. Tentukan Derajat Kebebasan antara Kelompok (df1) dan dalam Kelompok (df2):

df1 adalah derajat kebebasan antara kelompok (numerator), yaitu jumlah kelompok dikurangi satu. df2 adalah derajat kebebasan dalam kelompok (denumerator), yaitu jumlah keseluruhan sampel dikurangi jumlah kelompok.

3. Hitung Nilai F Kritis:

Gunakan software statistik, kalkulator, atau program komputer statistik untuk menghitung nilai F kritis sesuai dengan tingkat signifikansi dan derajat kebebasan yang telah ditentukan.

Baca juga: Cara Membaca dan Membuat tabel T dengan SPSS

Cara Membuat tabel F menggunakan Software SPSS

Pada contoh ini kita akan membuat tabel f dengan df1 = 2 dan df2 seperti pada gambar dibawah ini.

data df2

Berikut langkah-langkah untuk membuat f tabel:

1. Buka software SPSS, lalu Bangun data untuk degree of freedom sebagai berikut: df1=2 dan df2 pada data view SPSS.

Tampilan  Data View

Tampilan Variable View 

2. Klik Transform, pilih Compute Variable pada menu sehingga muncul kotak dialog Compute Variable.

Kotak Dialog Compute Variable untuk F Tabel

3. Tulis F pada kotak Target Variable

4. Pada daftar drop down Function Group, pilih Inverse DF sehingga kumpulan fungsi idf muncul. pada kotak Function and Special Variables, kemudian klik Idf. F. Masukkan fungsi tersebut pada Numeric Expression dengan menekan tombol panah atas, sehingga muncul tulisan IDF. F(?,?,?).

5. Ganti tanda tanya pertama dengan tingkat kepercayaan (0,95), ganti tanda tanya kedua dengan numerator = 2, dan ganti tanda tanya ketiga dengan denumerator atau variabel df2.

6. Klik OK sehingga tampilan Data View bertambah satu kolom, yaitu kolom F.

Hasil Akhir tabel F dengan df1 = 2

Catatan:

Pada contoh ini kita menggunakan df1 = 2, Anda dapat mengganti-ganti df1 sesuai kebutuhan.

Demikian artikel terkait Pengertian dan Cara Membuat F Tabel, semoga artikel ini bermanfaat. terima kasih telah berkunjung di faqirilmu.com


Referensi:

Trihendradi, C., 2013. Step by Step IBM SPSS 21: Analisis Data Statistik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca nilai R Tabel dan Download R Tabel (Tabel R)

Analisis Crosstab dengan SPSS [Uji Chi-Square dan Correlation]

Pengertian Data View dan Variabel View SPSS serta Fungsinya

Perbedaan Scale, Nominal dan Ordinal pada Measure di SPSS

Cara Menyimpan dan Membuka Data di SPSS